25 October 2015 |

Pentingnya Pengelolaan Dana bagi Sebuah Startup

Kamis kemarin (22/10) saya berkesempatan hadir di acaranya DailySocial yang bertajuk Funding Your Startup: Show Me The (Smart) Money yang mengambil tempat di co-working space Conclave.

Diskusi kali ini banyak membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pendanaan bagi sebuah startup, mulai dari kriteria mendapatkan pendanaan, bagaimana cara melakukan valuasi sebuah startup hingga apa saja yang harus dilakukan sebuah startup setelah mendapatkan pendanaan ditinjau dari sudut pandang startup dan venture capital.

Hadir tiga pembicara pada acara tersebut yaitu Hanindia Narendrata (CMO Telunjuk), Andrias Ekoyuono (VP Business Development Ideosource, eks Detik.com), Nicko Widjaja (MDI Venture Partner) serta dimoderasi oleh Rama Mamuya (CEO DailySocial).

Acara dibuka dengan memperkenalkan apa itu Indigo. Indigo merupakan anak perusahaan dari Telkom yang memiliki visi untuk membangun iklim digital kreatif (startup) yang baik di Indonesia melalui program inkubasi yang ditawarkannya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan diskusi yang melibatkan ketiga pembicara dan para peserta yang didominasi para founder muda startup di Indonesia.
Berikut beberapa catatan menarik selama diskusi berlangsung:

  1. Ada dua tipe startup ketika mendapatkan pendanaan dalam jumlah yang cukup besar, yang pertama jor-joran menghabiskan dana dan yang lainnya terlalu pelit untuk mengeluarkan dana, umumnya karena biasa menggunakan dana yang sedikit.
  2. Tujuan dari investment adalah accelerate dan segera menjadi market leader.
  3. Jadilah yang pertama. Anda dapat menggeser posisi pertama dengan menghadirkan solusi lebih mendalam atas permasalahan yang tidak dapat diatasi oleh posisi pertama atau Anda membutuhkan biaya yang sangat besar untuk menggeser posisi pertama.
  4. Saat pitching dihadapan venture capital, tempatkan permasalahan pada slide pertama dan solusi pada slide berikutnya. Pastikan Anda menembak permasalahan yang tepat dan memberikan solusi yang brilian.
  5. Menjalin hubungan baik dengan venture capital kelas atas merupakan hal yang harus Anda lakukan karena ketika Anda membutuhkan mereka prosesnya dapat menjadi lebih cepat.
  6. Sebuah startup yang berawal dari proses inkubasi baru dikatakan sehat apabila dapat memperoleh pendanaan dari luar perusahaan inkubasi tersebut.
  7. Jaringan luas dan sumber daya yang dimiliki sebuah venture capital merupakan hal yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk dipertimbangkan bagi sebuah startup dibandingkan sekedar nilai investasi yang besar.

Beda penjual pecel lele dengan sebuah startup adalah penjual pecel lele cukup mencari ikan gemuk dan pengkolan rame maka dagangan akan laku, sedangkan startup harus dapat mengidentifikasi wilayah yang lebih luas lagi berdasarkan data untuk memastikan permasalahan yang akan dipecahkan memang dirasakan di wilayah tersebut
--Nicko Widjaja (MDI Venture)
 
© 2008-2016 - AnggaRifandi
#Arsenal #London #TechStartup #WebAddict #GrowthHacker