18 February 2013 |

Pengguna Yahoo! Mail, Sekarang Saatnya Migrasi

Bagi sebagian orang yang ikut merasakan masa-masa awal internet masuk ke Indonesia tentunya sudah tidak asing lagi dengan layanan Yahoo! Mail dari Yahoo!. Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia yang menggunakan internet pada masa itu memiliki akun di Yahoo! Mail.

Yahoo! Mail sendiri merupakan layanan yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan email secara gratis dengan kapasitas yang cukup besar pada masanya. Pada masa itupun Yahoo! Mail bukan satu-satunya layanan yang menawarkan layanan email gratis, banyak penyedia lainnya, bahkan banyak yang menawarkan dengan kapasitas yang jauh lebih besar, namun seiring waktu penyedia layanan serupa mulai berjatuhan satu persatu karena tidak dapat meraih keuntungan dari layanan yang mereka tawarkan.

Yahoo! sendiri telah dikenal sejak lama sebagai mesin pencari (search engine) yang mumpuni. Namun perkembangan teknologi yang begitu pesatnya membuat bermunculan kompetitor-kompetitor baru yang menawarkan layanan yang lebih baik lagi. Lambatnya Yahoo! dalam beradaptasi dengan iklim persaingan yang baru membuatnya tertinggal dari penyedia layanan seperti Google dan Microsoft dalam beberapa layanan unggulannya.

Ada beberapa alasan mengapa para pengguna Yahoo! Mail perlu memikirkan untuk mengambil langkah migrasi ke penyedia layanan lain seperti GMail dan Hotmail (dari pengalaman pribadi sebagai pengguna Yahoo! Mail, GMail dan Hotmail).
  1. Akses antar-muka (user interface Yahoo! Mail yang lebih berat dibandingkan GMail dan Hotmail
  2. Semakin banyaknya email spam yang berasal dari pengguna Yahoo! Mail, halini bisa disebabkan banyak faktor, kecerobohan pengguna maupun dari sisi server Yahoo!
  3. Masalah pada sisi keamanan, banyak yang mengeluhkan mudahnya akun mereka diambil alih oleh orang lain. GMail melakukan perlindungan lebih dengan menerapkan 2-step verification untuk mencegah hal tersebut
Masihkah kamu menggunakan layanan Yahoo! Mail atau sudah migrasi ke GMail dan Hotmail?
 
© 2008-2016 - AnggaRifandi
#Arsenal #London #TechStartup #WebAddict #GrowthHacker