Showing posts with label #CeritaAja. Show all posts
Showing posts with label #CeritaAja. Show all posts

10 January 2020 |

Bismillah, Selamat datang 2020, Terima kasih 2019

Coretan ini sebagai pengingat bagi diri saya tentang apa yang sudah terjadi di tahun 2019 dan rencananya akan dilakukan di tahun 2020.

In syaa Allah, blog ini nantinya akan lebih banyak lagi membahas hal-hal seputar Teknologi, Marketing

2019

  • Juli - Menjadi dosen tetap di sebuah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi
  • Agustus - Bekerja paruh waktu di perusahaan agrikultur
  • Desember - Asma Nada Tabina Pane lahir ke dunia
  • ...

2020

  • Januari - Migrasi ke ClickUp
  • ...

23 April 2019 |

Mulai dari NOL

Sekarang mulai dari NOL lagi.

Tapi pelan-pelan naik terus ya :D

11 March 2019 |

Cerita yang Terlewatkan

Oktober 2018

Skip ...

November 2018

Skip ...

Desember 2018

Skip ...

Januari

Skip ...

Pebruari

Skip ...

Maret

Sebentar, lagi dipikirkan dulu

27 August 2018 |

1 Day Facebook Ads Training di Bekasi Timur

Pada hari Minggu, 19 Agustus 2018 bertempat di Mang Kabayan Vida, diadakan acara 1 Day Facebook Ads Training yang merupakan kerjasama antara Woimedia dan Facebook. Program kerjasama yang kemudian dikenal dengan nama NEST tersebut terselenggara berkat dukungan dari Binus Center selaku official partner untuk regional Bekasi Timur.

Acara 1 Day Facebook Ads Training sejatinya diperuntukkan untuk para pemilik bisnis yang ingin memanfaatkan Facebook Ads sebagai media memasarkan produk mereka, baik yang belum pernah memulai maupun yang sudah menjalankan bisnis online.

Pada tahap awal para peserta diminta untuk mengeliminasi akun personal yang tidak sesuai dengan kartu identitas (KTP) yang berlaku, kemudian dilanjutkan dengan mengubah pengaturan bahasa menjadi English (US) guna memudahkan saat praktik beriklan.

Sesi selanjutnya membahas mengenai mindset dalam menjalankan bisnis online, terutama dalam menghadirkan produk yang tepat untuk konsumen disertai dengan studi kasus yang pernah dijalankan oleh Army Alghifari untuk pasar Amerika Serikat.

Selesai dari materi mindset berjualan online, para peserta diminta untuk membuka akun Business Manager dan membuat Ad Account baru dengan menggunakan kartu debit Mandiri, Permata, Jenius atau kartu kredit. Pada tahapan ini mayoritas peserta berhasil membuat Ad Account tanpa adanya kendala berarti.


Setelah Ad Account berhasil dibuat, selanjutnya para peserta dikenalkan dengan empat marketing objective yang umumnya digunakan saat membuat sebuah Campaign, yaitu: Traffic, Engagement, Video views, dan Conversions.

Untuk kebutuhan praktek beriklan para peserta diminta untuk memilih objective Engagement, karena dari empat objective diatas hanya Engagement yang tidak memerlukan halaman web.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat iklan perdana pada Ad Account yang BARU adalah:
  • Hindari menjual produk herbal
  • Hindari mengiklankan produk 4P (Pembesar, Pemutih, Peninggi dan Pelangsing) terlebih dahulu
  • Hindari menggunakan tanda tanya (?)
  • Hindari menggunakan kata seperti tembak, tajam, meletus dan yang memiliki kaitan dengan senjata api atau senjata tajam
  • dan beberapa hal yang saya lupa :)

Setelah menuliskan konten iklan dan memilih gambar yang disediakan, Free Stocks, para peserta kemudian mencoba menjalankan iklan tersebut hingga Active. Alhamdulillah iklan dari mayoritas peserta aktif sebelum acara berakhir.

06 April 2018 |

Langkah Mudah Membuat SIM A Baru di Bekasi

Jika sebelumnya saya pernah berbagi pengalaman mengurus SIM C Baru di Bekasi, kini giliran SIM A nya yang akan saya bahas.

Prosesnya hampir sama dengan pengalaman saya sebelumnya, hanya saya kini fasilitas yang disediakan oleh Polres Metro Kota Bekasi jauh lebih baik dibandingkan saat saya mengurus SIM C beberapa waktu yang lalu.

Tidak usah berpanjang lebar, berikut uraian kronologis saat saya mengurus SIM A baru di Polres Metro Kota Bekasi.


Tepatnya hari Rabu (21/4/2018) saya mendatangi Polres Metro Kota Bekasi untuk keperluan membuat SIM A baru dikarenakan SIM yang lama sudah habis masa berlakunya sejak satu tahun. Hal itu pun baru ketauan beberapa hari sebelumnya karena ada kebutuhan mengendarai mobil ke luar kota.

24 January 2017 |

Balada Linux, elementary OS dan Laptop Baru

Kenal pertama dengan Linux saat masih duduk di bangku kuliah, entah semester berapa, yang pasti saat itu perkenalan yang diawali oleh sebuah tugas kuliah berakhir dengan sangat cepat, saya tidak melirik lagi Linux.

Kembali bersentuhan dengan Linux saat seorang teman bercerita bahwa dia mendapatkan sejumlah CD Ubuntu yang dikirimkan dari Belanda secara gratis. Penasaran, akhirnya saya nyobain untuk request di website Ubuntu untuk dikirimkan sejumlah CD, sekedar iseng, seneng aja kalau dapat kiriman dari luar negeri :D.

Tidak berapa lama, sampailah selusin CD Ubuntu -saya lupa versinya- yang akhirnya saya bagikan kepada teman-teman satu kos. Habis ...

Bertemu kembali dengan Linux pada saat saya memutuskan transisi dari menggunakan produk bajakan ke produk open-source. Kalau tidak salah awal tahun 2016, awalnya disebabkan oleh sistem operasi Windows 7 yang mendadak blue-screen terus di netbook Acer Aspire One ZG5 yang lawas ini.

Alhasil saya mulai mencari beberapa distro yang support untuk netbook. Sempat mencoba Peppermint, Kubuntu, Lubuntu, elementary OS hingga Arch Linux. Nah untuk distro terakhir yang saya sebutkan, jujur saja sampai saat ini saya masih nge-blank untuk proses instalasinya hahaha.

Walaupun saat ini saya menggunakan Lubuntu, pengalaman menarik justru saya dapatkan saat menggunakan elementary OS, kalau tidak salah sempat nyoba install versi Freya. Tampilan desainnya yang aduhai membuat saya kesengsem, namun karena daleman netbook kurang begitu support alhasil terpaksa harus saya tinggalkan.

Nah, rencananya nanti kalau laptop baru sudah datang -sampai saat ini masih bingung milih yang mana- saya akan install elementary OS sebagai primary OSnya sehingga saya perlahan bisa meninggalkan program-program "bajakan" dan beralih sepenuhnya ke open source. Untuk aplikasi seperti Microsoft Office memang masih dilema karena ada beberapa pekerjaan yang menggunakan "Tab References" yang sedikit sulit dibuat di LibreOffice Writer, selebihnya sih tidak ada masalah, seharusnya.

Ya begitu deh ... sudah setahun penuh menggunakan Lubuntu, semoga tahun 2017 saya masih konsisten di jalan yang benar :p -tidak menggunakan bajakan-

24 November 2016 |

Mengurus Perpanjangan STNK (Cek Fisik) di Samsat Kota Bekasi

Terkait pengurusan dokumen, saya termasuk yang senang mengurusnya sendiri. Selain dapat menekan biaya juga membuat saya memahami proses administrasi dengan lebih baik.

Jika sebelumnya saya pernah menuliskan pengalaman mengurus SIM C yang dapat kamu baca coretannya disini Mudahnya Membuat SIM C Baru di Bekasi Tanpa Calo. Kali ini giliran cara mengurus proses perpanjangan STNK lima tahunan yang mengharuskan dilakukannya cek fisik kendaraan.

Karena penasaran saya mencoba langsung mengurus langsung di Kantor Samsat Kota Bekasi. Ternyata prosesnya tidak sesulit yang saya bayangkan.

27 October 2016 |

Hijrah itu Indah

Alhamdulillah ... akhirnya nge-blog lagi :p

Hijrah itu INDAH ...

Banyak hal yang sudah terjadi sejak terakhir kali nge-blog diantaranya:
  • Mulai dari ngabisin budget iklan di Facebook Ads
  • Ngajar di lokasi baru
  • Ngajar untuk PerpuSeru (lagi)
  • Ditawarin jadi front-liner untuk beberapa proyek potensial
  • Dikejar deadline ngerjain proyek web-based
  • Mulai rajin menggunakan Loop
  • Berencana mencetak The Self Journal
  • Hingga ditawarin kerja full-time

Wih ...

*Seharusnya sih* target ganti laptop akhir tahun ini harusnya bisa tercapai kalau semua proyek berakhir dengan cerita bahagia, walaupun mungkin rencana hijrah ke ke Mac ditunda dulu :D

Sementara cukup updatenya untuk hari ini, lain kali disambung ...

Posted in Binus University Library, Anggrek - saat seharusnya sedang psikotes tapi ternyata telat :p

02 January 2016 |

Ciao 2015 ... Hentak 2016

new-hope-2016

Tahun demi tahun silih berganti. Dan kini giliran tahun 2016 yang kebagian tampil mengisi angka tahun di kalender dinding yang baru, menggantikan tahun 2015 yang sudah penuh dengan segala coretannya.

Sejumlah kisah menjadi catatan abadi di tahun 2015. Dimulai dari kelahiran Daffa Atha Kamal dan betapa saya menikmati peran menjadi seorang ayah yang melihat langsung tumbuh kembangnya.

Berjibaku melawan rasa jenuh kala menyelesaikan konten blended learning Binus Center sembari mondar-mandir AirNav Indonesia untuk maintenance database salah satu aplikasinya.

Kecintaan pada dunia startup membawa saya mampir ke sejumlah startup talk yang diadakan sejumlah coworking space di Jakarta.

Menjadi "rekan panggilan" saat teman membutuhkan bantuan untuk proyeknya sementara harus tetap standby jika suatu waktu muncul issue di aplikasi Risk Managementnya Jasa Marga.

11 September 2015 |

Pengalaman Tarik Tunai Dengan Saldo dibawah 100.000 di Bank Mandiri

Logo Bank Mandiri Indonesia
Pengalaman merupakan guru yang terbaik. Hal itulah yang saya rasakan hari ini usai melakukan pertemuan awal diskusi mengenai rencana perancangan aplikasi POS untuk sebuah PT yang bermukim di Intiland Tower.

Menuju lokasi hingga pertemuan berakhir semua berjalan dengan lancar, namun hal yang tidak lancar justru terjadi pada bagian akhir, saat saya mengambil kendaraan bermotor dari parkiran. Firasat buruk sudah saya rasakan saat memasuki parkiran gedung Intiland Tower, saya merasa tidak membawa cukup uang kas pada hari ini namun pikiran tersebut segera saya tampik karena pada pertemuan ini saya akan didampingi oleh seorang teman, minjem mungkin bisa jadi alternatif terakhir pikir saya.

Usai pertemuan ternyata teman saya ada rencana makan siang bareng dengan staff dari perusahaan tersebut. Pada saat itu momennya kurang pas untuk minjem uang, alhasil saya urungkan niat tersebut dengan tetap berharap ada sejumlah saldo yang dapat saya tarik dari kartu ATM walaupun saya juga meragukan langkah ini. Terbukti keraguan saya usai mengecek nilai saldo kartu ATM yang juga tidak dapat menolong karena saldo yang tertera tidak dapat ditarik dikarenakan pecahan nominal ATM yang tersedia hanya 50 dan 100 ribu.

Akhirnya saya ngubek-ngubek tas dan menemukan sejumlah uang receh yang saya harapkan paling tidak dapat membawa motor saya keluar dari parkiran. Setelah dihitung-hitung recehan yang berhasil terkumpul hanya sebesar 3.500. Saya menuju pos pakir untuk menunjukan STNK dan karcis parkir dengan harapan nilainya tidak lebih dari 3.500. Deng... ternyata biaya parkirnya sebesar 4 ribu. Cuma beda 500 tapi tanpa itu saya tidak bisa keluar dari parkiran :(.

03 September 2015 |

Usai Menjadi Lini Produk Alphabet, Kini Google Ganti Logo

Google New Logo
Rasanya tidak salah jika Google dijadikan acuan oleh banyak kalangan mulai dari penggiat startup hingga perusahaan multinasional. Google yang berawal dari sebuah mesin pencari bermetamorfosis menjadi sebuah perusahaan besar yang memiliki kantor dan budaya kerja yang berbeda dari perusahaan umumnya. Lini produknya pun kian beragam berawal dari mesin pencari kini Google telah memiliki Blogger.com, YouTube, Android, Maps, Google Translate dan masih banyak lainnya.

Untuk memberikan kebebasan kepada Google untuk berinovasi, para pendirinya (Sergei dan Larry) memutuskan untuk membuat perusahaan induk yang membawahi Google, Alphabet. Alphabet akan menaungi sejumlah produk yang sebelumnya dipegang oleh Google seperti Google Venture, Calico, Google Capital, Google X, Nest Lab.

Sundai Pinchai yang sebelumnya memegang tapuk kekuasaan di Android didapuk menjadi CEO Google menggantikan Sergei yang kini menjabat sebagai Presiden Alphabet dan Larry Page pada posisi CEO.

Berikut sedikit cuplikan perjalanan Google dari dulu hingga kini.

06 July 2015 |

Mudahnya Membuat SIM C Baru di Bekasi Tanpa Calo

Pada coretan kali ini saya ingin berbagi pengalaman ketika mengurus pembuatan SIM C secara langsung di Polrestabes Bekasi yang bertempat di Jl. Pramuka No.79, Bekasi Selatan. Hal penting yang perlu kamu siapkan sebelum mengurus pembuatan SIM adalah:
  • fotokopi KTP (5 lembar)
  • pulpen untuk mengisi berbagai formulir
  • niat yang baik serta kemampuan mengendarai motor -ya iyalah-
Baru saja saya memarkirkan kendaraan bermotor roda dua di jalanan yang berubah menjadi halaman parkir di seberang Kantor Polrestabes Bekasi, saya sudah dihampiri oleh tukang parkir yang menawarkan jasa untuk membantu proses pembuatan SIM. Biaya yang ditawarkan si tukang parkir di angka 550 ribu. Karena memang niat saya dari awal adalah ingin mengikuti proses pembuatan SIM secara "bersih", saya pun menolak tawaran si tukang parkir tersebut.

Berhubung saya datang kepagian, alhasil saya harus menunggu di luar gerbang karena pak polisi sedang apel pagi. Tidak jauh dari gerbang ada petugas berbaju polisi lalu lintas yang sedang berdiri diantara kerumunan orang yang ingin mengurus SIM pagi itu. Berhubung jarak saya dengan petugas tersebut tidak begitu jauh, sang petugas menanyakan sesuatu kepada saya, "sudah dibantu mas?" ujarnya. "Dibantu apa pak?" balas saya penasaran. Usut punya usut ternyata sang petugas tersebut menawarkan jasa calo dengan biaya sebesar 600 ribu, lebih mahal dari si tukang parkir, dan belum termasuk biaya asuransi. Alhasil saya tolak tawaran tersebut dengan alasan mau mengurus sendiri.

Masuk ke kerumunan, makin dahsyat saja godaan dari para calo, setidaknya ada satu orang lagi yang menawarkan jasa "mempercepat" proses pembuatan SIM kepada saya, namun tetap saya tolak juga, nah terpampang dengan jelas bahwa biaya pembuatan SIM C baru hanya 100 ribu, kok tega-teganya minta di angka 550 ribu.

18 June 2015 |

QuranicAudio.com, Referensi File Audio Al-Quran

Alhamdulillah,

kata tersebut menjadi pembuka coretan kali ini. Wujud rasa syukur saya atas kesempatan yang diberikan kepada saya hingga dapat bertemu dengan Ramadhan di tahun ini. Jika pada Ramadhan tahun lalu menjadi Ramadhan pertama saya bersama istri. Ramadhan tahun ini menjadi semakin spesial dengan kehadiran si buah hati, Muhammad Daffa Atha Kamal Pane, yang menjadi pelengkap kebahagian kami :D.

Berbeda dengan Ramadhan sebelumnya, tahun ini saya memiliki beberapa resolusi sederhana (yang tentunya tidak sesederhana itu pada prakteknya) yaitu menyelesaikan membaca Al-Quran serta meningkatkan kualitas dan hapalan surat-surat pendek :D.

Salah satu metode yang akan saya gunakan adalah membaca dan mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Quran sehingga terus terngiang :D. Nah, untuk bagian "mendengarkan", saya akan pilih pembaca Al-Quran yang suaranya "pas" dengan telinga saya. Setelah ngubek-ngubek internet, akhirnya ketemulah dengan Quran.com yang kini sudah memiliki versi Alpha dengan tampilan yang lebih menarik Quran.com versi Alpha.

Jika pada versi Quran.com sebelumnya hanya terdapat satu pelantun, kini pada versi Alpha tersedia beberapa pilihan pelantun yang dapat kamu pilih dengan mudah. File audio dari para pelantun dapat kamu temukan pada Quranic Audio. Pilihan pelantunnya juga jauh lebih banyak, sehingga kamu bisa memilih yang "pas" dengan telinga kamu.

Catatan:
Yup, yup saya tau bahwa beberapa aplikasi Quran yang terdapat di Android pun menyediakan fitur untuk mengunduh file audionya, namun beberapa aplikasi yang sempat saya gunakan (versi Free) membatasi jumlah unduhan per hari. Dengan mengunduh melalui QuranicAudio.com kamu dapat mengunduh seluruh surat dengan lebih cepat (tinggal cemplungin di download manager favoritmu)

28 October 2014 |

PerpuSeru - Konsep Perpustakaan Modern di Desa

Perkembangan dunia teknologi yang begitu pesat sedikit banyak memberikan dampak, baik secara langsung maupun tidak, terhadap berbagai lini kehidupan kita, salah satunya perpustakaan. Jika sebelumnya wajah perpustakaan yang kita kenal adalah tempat yang membosankan, rak-rak kayu tua yang berdebu, buku-buku yang sudah menguning, sepi, kini wajah tersebut mulai berubah ke arah yang lebih modern, dengan implementasi teknologi informasi dan komunikasi, perlahan dunia perpustakaan mulai menerapkan konsep digital library, akses WiFi gratis, komputer-komputer yang disediakan untuk melakukan riset, jurnal elektronik, tempat duduk yang lebih nyaman, suasana yang lebih homey dan masih banyak lainnya yang tentunya meningkatkan kenyamanan selama membaca buku di perpustakaan.

Pada tanggal 22-25 Oktober 2014 yang lalu, saya bersama rekan-rekan dari Binus Center mendapatkan kesempatan untuk menjadi pengajar untuk kelas TOT bagi para fasilitator PerpuSeru, sebuah program CSR yang dilakukan oleh Coca Cola Foundation Indonesia, yang nantinya akan memberikan pelatihan kepada para peserta di desa yang akan berhubungan langsung dengan perpustakaan, mulai dari mengelola hingga mengajarkan kembali ke masyarakat lainnya.

Apa yang coba kami sampaikan lebih kepada cara menyampaikan materi, bukan kontennya. Kontennya sendiri terdiri dari 5 sesi, yaitu:
  1. Sesi 1 - Pengenalan Dasar Komputer
  2. Sesi 2 - Pengenalan Microsoft Office Dasar
  3. Sesi 3 - Pengenalan Dasar Internet
  4. Sesi 4 - Internet Sehat
  5. Sesi 5 - Dasar Keamanan Komputer
Dengan harapan besar untuk membangun perpustakaan sebagai community base, sehingga masyarakat dengan nyaman untuk melakukan berbagai kegiatan riset, maupun belajar di perpustakaan, yang tentunya sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas teknologi mumpuni.

Semoga kedepannya wajah perpustakaan di Indonesia semakin menarik dan menjadi hacker space masyarakat Indonesia.

Bagaimana dengan kamu, kapan terakhir ke perpustakaan?

08 October 2014 |

Desainer Kampung asal Indonesia Mendunia

Hari ini saya melihat sebuah fenomena menarik terkait rejeki yang dituangkan dalam sebuah video finalis Eagle Awards yang menceritakan mengenai desainer-desainer muda asal Desa Kaliabu, Kabupaten Magelang yang karyanya sudah mendunia melalui kontes-kontes desain grafis yang mereka dapatkan melalui dunia maya.

Dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang bermacam-macam, mulai dari tukang batu, pekerja kasar, hingga buruh, mereka meracik asa untuk menjadi desainer yang diakui melalui karya-karya mereka.

Monggo disimak "Desainer Kampung" yang dicuil dari YouTube MetroTV:

Tingkatkan ikhtiar mu, maka rejeki dari langit akan datang menghampirimu

30 August 2014 |

Sudah Luruskah Niat mu?

Perjalanan seorang hamba di muka bumi ini selain ditentukan oleh takdir juga dipengaruhi oleh seberapa kuat ikhtiarnya.

Sebagian orang mungkin ditakdirkan lebih "beruntung" dibanding yang lainnya. Namun bisa jadi jadi kurang ikhtiar nya, sehingga yang didapatkan nya hanya sesuai dengan apa yang ditakdirkan baginya.

Sebagian yang lain mungkin takdir nya kurang terlihat begitu "beruntung", namun bisa jadi ikhtiar nya jauh lebih kuat dari yang lainnya, sehingga dia dapat merubah "takdirnya" menjadi lebih baik.

Yang terpenting adalah luruskan niat dan kuatkan ikhtiar mu. Lakukan semuanya untuk mengharapkan ridho-Nya, sembari membenahi urusan akhirat mu. In syaa Allah, urusan dunia mu sudah diatur oleh Nya.

In syaa Allah, saya akan memulai perjuangan ini di awal September 2014 dengan modal Rp 0, -. untuk membuktikan bahwa hal ini memang nyata adanya.

~catatan dari Stasiun Gambir

21 July 2014 |

Rejeki Sudah Diatur, yang Penting Terus Berusaha

Seringkali ketika sedang asik-asiknya mencari rejeki kita lalai akan kewajiban kita terhadap Sang Pemberi Rejeki. Dengan seribu satu alasan kita tunda apa yang telah menjadi kewajiban dengan harapan rejeki yang didapatkan akan lebih banyak, bagaimana bisa, sedangkan kewajiban kepada Sang Pemberi Rejeki saja kita abaikan.

Sebagian dari kita mungkin saat ini punya rejeki yang berlimpah, tapi jangan lupa bahwa rejeki itu adalah ujian, tidak memiliki rejeki pun ujian. Rejeki tidak harus selalu berupa uang. Umur panjang, kesehatan pun adalah rejeki. Jadi sudah sepantasnya kita bersyukur kepada sang Khalik atas apa yang kita miliki saat ini.

"Hidup kita di dunia tidak lama kok, jadi jangan sibuk mengingat masa lalu dan mencemaskan masa depan. Semua sudah diatur oleh yang Maha Kuasa, yang penting jangan putus asa dan terus berusaha".

Saya jadi teringat perkataan seorang bapak yang saya temui di sebuah kapal dalam penyebrangan kembali ke Jakarta.

"Kamu akan merasakan kedekatan mu dengan tuhan ketika Istri mu akan melahirkan dan kamu tidak punya uang sepeserpun, disitulah kamu akan lihat bahwa setiap manusia yang lahir ke dunia pasti dibekali rejeki"

Rejeki itu tidak akan tertukar, tidak seperti sendal jepit.

Bagi yang masih merasa arus rejekinya bermasalah, buru-buru luruskan niatnya, rapihkan shalatnya, tingkatkan sedekahnya, In syaa Allah, rejeki pasti datang menghampirimu.

Renungan Senin malam bulan Ramadhan 1435 H, sembari mengingat kembali buku La Tahzan dan hapalan Juz Amma.

07 April 2014 |

Pengalaman Pertama Itu ...

Pengalaman pertama selalu mendebarkan, teringat ketika pertama kali mengucapkan ijab kabul di depan penghulu, saksi dan orang tua mempelai wanita, deg-degan bukan main. Bukan karena takut salah mengucapkan nama, tapi karena bacaan yang ditulis di kertas dengan yang selama ini saya hapalkan berbeda, takutnya ketika sedang membaca saya teringat hapalan, yang malahan jadi campur aduk :D.

Pengalaman terbang pertama kali menggunakan AirAsia juga jadi pengalaman yang tidak akan terlupakan, terlebih karena ketika sudah sampai bandara, kami tidak tau bahwa kami harus melakukan check-in menggunakan mesin yang tersedia atau web 30 menit sebelum keberangkatan. Kebetulan kami sendiri sampai di bandara dengan waktu yang tergolong mepet, akhirnya kami terpaksa harus membeli tiket baru untuk jadwal penerbangan berikutnya. Kalau uang saku berlebih sih gak ada masalah, tapi karena kebetulan dana pas-pasan, hal ini sempat bikin panik, terlebih kami sudah mem-booking penginapan di Bali sejak jauh-jauh hari, sayangkan kalau harus dibatalkan.

Sesampainya di Bali, kami langsung disambut oleh petugas dari penginapan Mayaloka yang menjemput kami dibandara, untungnya bli nya sabar menunggu, karena kami harus naik penerbangan berikutnya gara-gara lupa check-in.

Pengalaman berkeliling Bali naik motor juga jadi pengalaman yang berkesan bagi saya, karena motor yang tersedia adalah Scoopy, jenis motor yang belum pernah saya gunakan sebelumnya, alhasil saya harus beradaptasi terlebih dahulu, ternyata gak susah :D. Walaupun di tengah jalan kami beberapa kali gagal menyalakan motor gara-gara standar motor lupa saya naikan :p.


Devan and Scoopy in Bali

Original Version:
Pengalaman pertama selalu mendebarkan, mulai dari pengalaman pertama kali menikah, mengucapkan ijab kabul, naik pesawat yang ternyata harus web check-in dulu yang karena lupa harus membayar sejumlah uang yang nilainya sama dengan tiket promo bolak-balik Bali.

Well semuanya harus dimulai dengan Bismillah dan diakhiri dengan Hamdallah.

Wasalam

Soetta 7 April 2014 9:28am

02 January 2014 |

Resolusi 2014 - Let's Begin

Sebagaimana mayoritas masyarakat dunia yang kerap membuat resolusi setiap awal tahun, saya pun demikian. Tahun ini saya telah membuat sejumlah resolusi yang saya harapkan dapat terwujud, karena berdasarkan penelitian yang pernah saya baca, orang yang menuliskan harapan (cita-cita)nya memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan apa yang diharapkannya, dibandingkan tidak menuliskannya sama sekali. Untuk tahun ini, saya memberikan codename "Let's Begin" untuk resolusi 2014, karena di tahun ini, rencananya "permainan sesungguhnya" akan dimulai :). Jadi, inilah resolusi saya di tahun 2014 (kalau bisa disebut resolusi):
  1. Menikah
  2. Menyelesaikan program 12-Week Daily Bulking
  3. Mendalami Internet Marketing, sekaligus membuat 5 blog "sapi" :)
  4. Mendapatkan pekerjaan yang lebih "aman"
  5. Branding personal website, termasuk proyek yang pernah ditangani
  6. ... masih mikir :p
Apa resolusimu di tahun 2014?

26 October 2013 |

Ideation Boot Camp 2013 di @america

Kemarin saya berkesempatan mampir untuk pertama kalinya ke gelaran Jakarta Founder Institute (JFI) sekaligus pertama kalinya juga datang ke @america setelah beberapa kali batal untuk datang ke acara yang diadakan disana dengan alasan yang beraneka ragam ;). Oh ya @america sendiri terletak di Pacific Place lantai 3.

Di bagian terdepat @america kamu akan menemukan jadwal acara yang diadakan disana, lengkap dengan seorang petugas yang berjaga. Pintu depan @america memang tampak agak gelap dan hanya disinari beberapa lampu warna-warni. Namun semuanya berubah ketika saya masuk melewati lorong pintu masuk. Ada beberapa koleksi barang-barang yang ada di sisi kanan lorong sebelum saya akhirnya bertemu dengan alat pemeriksa keamanan dimana semua tas harus melewati mesin scanning untuk dapat menyimpannya di locker yang telah disediakan.

Kurang lebih sepeti inilah gambaran lobby @america :D
Untuk acara Ideation Boot Camp sendiri menampilkan tiga pembicara, Andi Zain, Denny Santoso dan Novistiar. Acaranya sendiri lebih membahas mengenai apa itu Founder Institute dan program-program yang ditawarkan.

Hal yang coba disampaikan dalam boot camp kali ini adalah bahwa "ide itu sampah, eksekusi yang membuatnya menjadi berharga". Founder Institute sendiri menyarankan agar "founder" untuk mengumpulkan 25 ide untuk kemudian dipilih satu ide yang akan dilaksanakan, paling tidak selama 20 tahun kedepan :).

Peserta pun diminta untuk berbagi ide yang mereka miliki, sejauh mana mereka telah menceritakan ide mereka dan seberapa berani mereka membunuh ide yang telah mereka miliki.

Salah satu yang saya ingat dari ucapan Denny Santoso mengenai "hard way"-nya mendalami dunia entrepreneur adalah sebuah bisnis harus memenuhi 5 hal ini: N (Needs), E (Entry-level), C (Control), T (Time) dan S (Scalable).


 
© 2008- - AnggaRifandi
#Arsenal #London #TechStartup #WebAddict #GrowthHacker