23 May 2015 |

Berkenalan Dengan HeidiSQL dan Power Query (MySQL Connector)

Ketemu dengan HeidiSQL


Walaupun memutuskan mengambil peminatan database saat masih kuliah, jujur saja, saya sampai saat ini kurang begitu menguasai bidang yang satu ini. Aplikasi database yang saya kenal saat itu hanya Microsoft SQL Server dan phpMyAdmin (web-based) saja, walaupun pada akhirnya saya lebih akrab dengan phpMyAdmin karena beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan web-based application. Namun keakraban tersebut juga cuma seputar mencari data tertentu saja, dan itupun tidak menggunakan query-query yang ngejelimet, cuma menggunakan "search" untuk pencarian.

Nah yang namanya jodoh memang gak kemana, saya mendapatkan sebuah proyek yang awalnya cuma "input data" saja pada aplikasi yang belum diuji sama sekali. Alhasil pekerjaan yang awalnya "input data" tersebut berubah menjadi quality control lengkap dengan laporan bug fixingnya.

Berhubung aplikasi yang dikembangkan sifatnya real-time, sehingga tidak dapat melakukan input untuk tahun sebelumnya, maka dilakukanlah input secara back date dengan merubah jam pada server (atau pada komputer jika dikerjakan di localhost). Namun berhubung ada sebagian data yang sudah terlanjur masuk, mau tidak mau harus diperbaiki melalui database.

Awalnya saya tidak mengalami kendala ketika melakukan perubahan data menggunakan phpMyAdmin, namun lama-kelamaan karena ternyata datanya sangat banyak, proses perubahannya jadi memakan waktu yang cukup lama (mungkin bisa lebih cepat kalau menggunakan query). Setelah coba cari sana-sini, akhirnya nemu HeidiSQL. Tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikan perubahan data menggunakan HeidiSQL, karena selain ringkas, aplikasi ini juga mencatat query yang telah kita lakukan, mendukung copy-paste nilai dan tentunya lebih cepat ketimbang phpMyAdmin :D. Mungkin kamu juga bisa mencoba aplikasi ini sebagai alternatif phpMyAdmin.

Power Query


Excel merupakan salah satu aplikasi dari Microsoft Office yang dalam penggunaannya sangat jarang saya gunakan dibandingkan Word dan PowerPoint. Hal tersebut juga lah yang menyebabkan Proyek Captivate yang saya kerjakan molor gak karuan gara-gara Captivate, modul dan soal Excel yang belum kelar-kelar.

Singkat cerita, pada salah satu bagian pada silabus Excel ternyata membahas mengenai database. Setelah baca sana-sini, berkenalan lah saya dengan Power Query. Power Query sejatinya merupakan add-ins Excel yang memudahkan untuk mengambil data (import) dari beberapa jenis database seperti Oracle, PostgreSQL hingga MySQL. Untuk MySQL kamu membutuhkan MySQL Connector untuk koneksi databasenya.

Coretan ini ditulis ditengah-tengah deadline Proyek Captivate yang sudah kena penalti dan masih belum ada progress nya. :(
 
© 2008-2016 - AnggaRifandi
#Arsenal #London #TechStartup #WebAddict #GrowthHacker