06 July 2015 |

Mudahnya Membuat SIM C Baru di Bekasi Tanpa Calo

Pada coretan kali ini saya ingin berbagi pengalaman ketika mengurus pembuatan SIM C secara langsung di Polrestabes Bekasi yang bertempat di Jl. Pramuka No.79, Bekasi Selatan. Hal penting yang perlu kamu siapkan sebelum mengurus pembuatan SIM adalah:
  • fotokopi KTP (5 lembar)
  • pulpen untuk mengisi berbagai formulir
  • niat yang baik serta kemampuan mengendarai motor -ya iyalah-
Baru saja saya memarkirkan kendaraan bermotor roda dua di jalanan yang berubah menjadi halaman parkir di seberang Kantor Polrestabes Bekasi, saya sudah dihampiri oleh tukang parkir yang menawarkan jasa untuk membantu proses pembuatan SIM. Biaya yang ditawarkan si tukang parkir di angka 550 ribu. Karena memang niat saya dari awal adalah ingin mengikuti proses pembuatan SIM secara "bersih", saya pun menolak tawaran si tukang parkir tersebut.

Berhubung saya datang kepagian, alhasil saya harus menunggu di luar gerbang karena pak polisi sedang apel pagi. Tidak jauh dari gerbang ada petugas berbaju polisi lalu lintas yang sedang berdiri diantara kerumunan orang yang ingin mengurus SIM pagi itu. Berhubung jarak saya dengan petugas tersebut tidak begitu jauh, sang petugas menanyakan sesuatu kepada saya, "sudah dibantu mas?" ujarnya. "Dibantu apa pak?" balas saya penasaran. Usut punya usut ternyata sang petugas tersebut menawarkan jasa calo dengan biaya sebesar 600 ribu, lebih mahal dari si tukang parkir, dan belum termasuk biaya asuransi. Alhasil saya tolak tawaran tersebut dengan alasan mau mengurus sendiri.

Masuk ke kerumunan, makin dahsyat saja godaan dari para calo, setidaknya ada satu orang lagi yang menawarkan jasa "mempercepat" proses pembuatan SIM kepada saya, namun tetap saya tolak juga, nah terpampang dengan jelas bahwa biaya pembuatan SIM C baru hanya 100 ribu, kok tega-teganya minta di angka 550 ribu.

Lirik kiri-kanan, kok orang-orang yang berada di kerumunan memegang kertas berwarna hijau, ternyata lembar tersebut adalah hasil cek kesehatan yang harus diurus terlebih dahulu. Tempat mengurusnya berada di gang di sebelah kantor Polrestabes Bekasi. Masuk saja sepanjang gang tersebut lalu di ujung gang belok ke sebelah kiri.

CEK KESEHATAN
Siapkan dua buah fotokopi KTP lalu letakan pada kotak yang tersedia. Lalu tunggu hingga nama kamu dipanggil. Biaya yang kamu harus keluarkan pada proses pengecekan kesehatan tersebut adalah Rp 25.000,- saja. Kamu akan di tes untuk membaca teks yang ditampilkan pada pantulan cermin, jika lolos maka kamu mendapatkan surat kesehatan.

RUANG PEMBUATAN SIM
Selanjutnya silakan masuk ke ruangan pembuatan SIM di Kantor Polrestabes Bekasi, posisinya di gedung sebelah kanan dari gerbang masuk. Sesampainya disana kamu akan bertemu dengan banyak kerumunan orang yang sibuk mengurus pembuatan SIM. Biaya pembuatan SIM per tanggal 3 Juli 2015 adalah:
  • SIM A
    Baru Rp 120.000,-
    Perpanjang Rp 80.000,-
  • SIM C
    Baru Rp 100.000,-
    Perpanjang Rp 75.000,-

Setelah melakukan pembayaran SIM, kamu akan mendapatkan formulir yang harus diisi, disinilah fungsi pulpen yang kamu bawa. Jangan bingung mengenai cara mengisinya, cari saja meja yang digunakan untuk melakukan pengisian formulir, disitu kamu dapat menemukan contoh pengisian formulir. Jika kamu mau, kamu bisa mengurus asuransi dengan menambahkan biaya Rp 30.000,-.

Setelah itu silakan antri di loket untuk mendapatkan nomor ujian teori.

UJIAN TEORI
Ujian teorinya pun tidak begitu sulit, kamu akan disuguhkan sekitar 20an soal yang berupa pilihan ganda, nah selanjutnya cukup mengisikan jawaban pada lembar jawaban dan menyerahkan kepada petugas. Setelah itu tunggu hingga nama kamu dipanggil untuk mengetahui apakah kamu lulus ujian teori atau tidak. Jika lulus, kamu bisa lanjut ke ujian praktek.

UJIAN PRAKTEK
Lokasi ujian praktek berada di halaman belakang ruangan cek kesehatan. Serahkan bukti lulus ujian teori, lalu tunggu antrian untuk ujian praktek. Tantangan terbesar tidak hanya dari rintangan, namun juga dari peserta lainnya yang sedang menunggu antrian.


Jika kamu mengambil ujian praktek motor, maka kamu diminta untuk melewati patok secara lurus, kemudian membentuk angka delapan, dan kembali melewati patok dengan ber-zig-zag ria. Nah dibagian zig-zag inilah saya gagal dan harus mengulang kembali.

Total biaya yang harus saya keluarkan adalah Rp 155.000,- (untuk buat baru SIM C), jauh lebih murah dibandingkan harga yang ditawarkan para calo, dan lebih daripada itu saya merasa bangga tidak ikut meracuni bangsa ini. Bangga, tentu saja.

Updated: 27 Agustus 2015
Akhirnya saya berhasil mendapatkan SIM C setelah melalui empat kali ujian dan faktor kebaikan pak Komandan
 
© 2008-2016 - AnggaRifandi
#Arsenal #London #TechStartup #WebAddict #GrowthHacker