Ceritanya kemarin saya baru aja nyobain OpenCart, sebuah CMS eCommerce yang menurut saya cukup sederhana tapi layak diperhitungkan (karena gampang :D). Selain OpenCart masih banyak CMS eCommerce lainnya, seperti PrestaShop, Magento, osCommerce dan komponen/plugin seperti VirtueMart (Joomla!), UberCart (Drupal) dan WP e-Commerce (WordPress), atau kalau mau lengkapnya monggo dilirik ke daftar Content Management System.
Intinya sih itu semua bisa digunakan untuk membangun sebuah TOKO ONLINE jreng jreng... dan tentunya menghasilkan uang *seharusnya sih begitu*
Ok, selanjutnya saya mau cerita pengalaman saya mengenai OpenCart. Kesan pertama begitu menggoda, karena ringkas dan mudahnya menggunakan CMS ini. Tidak ada masalah yang berarti yang saya rasakan sampai saat ini (soalnya belum sempet ngoprek themenya :p).
Untuk setupnya pasti semuanya sudah bisa kan, jadi gak perlu saya jelasin disini :p. Nah, setelah setup di localhost, proses input data dan desain theme selesai maka langkah selanjutnya adalah upload file ke hosting. Nah disini nih biasanya banyak yang lupa untuk konfigurasi ulang file config.php nya. Sehingga muncul pesan error ketika halaman website diakses.
Review: Dilema
7 jam yang lalu








